Bola  Mata
Dua bola mata menatap bening
Keheningan mulai mencekam
Antara pasrah dan rela
Menatap rerimbunan dedaunan hijau 
 Anak angin bekejaran
      Memamerkan keceriaan
          Pepohonanpun ikut serta bermain
          Angin ribut menerpa dedaunan
Beradu kesaktian dengan alam
Diiringi melodi lama yang usang
Kini jejak – jejak melewati bisu
Anak angi tetap memamerkan diri
          Pada bola mata yang bening
          Menatap langit yang hampa
          Mencari sesuatu dibalik.....
          Dibalik awan yang tebal.

Share on Google Plus

About SIAMMO TUTTI FRATELLI

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar